Cara Membuat Aplikasi Berbasis Web dengan Langkah Sederhana

Membuat aplikasi berbasis web

Petercozzens – Membuat aplikasi berbasis web memang memerlukan pengetahuan dasar pemrograman. Karena itu memang tidak semua orang dapat menghasilkan aplikasi dengan basis website. Untuk menciptakan aplikasi kamu perlu menerapkan sejumlah langkah. Tidak hanya itu, yang perlu diperhatikan adalah komponen dalam membuat aplikasi tersebut.

Aplikasi dengan basis dasar website dewasa ini memiliki peranan penting di dalam kehidupan umat manusia. Aplikasi tersebut mempunyai karakteristik tersendiri. Sifatnya sendiri terbilang praktis. Pasalnya aplikasi dapat langsung di install pada web server. Setelah aplikasi berhasil di install maka dapat digunakan dan di akses di mana saja.

Untuk mengakses aplikasi tersebut kamu perlu menyediakan sambungan internet yang terhubung ke browser. Saat ini aplikasi dengan basis website sudah banyak digunakan oleh para pengguna komputer di seluruh dunia. Tidak hanya itu, aplikasi tersebut biasanya terdiri dari dua komponen penting.

Salah satunya yaitu front-end atau dikenal dengan bagian depan. Sementara pada bagian belakang disebut dengan back-end. Untuk pembuatan bagian depan umumnya menggunakan script HTML, JavaScript dan CSS. Sementara bagian belakang memanfaatkan server side script. Diantaranya PHP, phython serta java. Berikut cara dan penjelasannya.

Persiapan Pembuatan Aplikasi

Sebelum memulai pembuatan aplikasi website kamu perlu mengetahui pengaplikasian coding. Biasanya hal tersebut dikenal dengan bahasa pemrograman. Minimal kamu perlu mengetahui alur pembuatannya terlebih dahulu. Sehingga pada saat pengerjaan tidak bingung. Hal tersebut dapat berdampak pada hasil akhir aplikasi yang justru sulit dipahami.

Kamu dapat memulainya dengan mempertimbangkan fitur CRUD. Ya, aplikasi database CRUD juga dikenal dengan creare, reset, update dan delete. Dengan adanya fitur CRUD kamu dapat melakukan aktivitas reset, menciptakan, menghapus dan memperbarui data hanya lewat aplikasi tersebut. Membuat aplikasi berbasis web perlu persiapan software.

Perangkat lunak atau software merupakan komponen yang perlu dipertimbangkan. Selain itu masih ada bahasa pemrograman. Misalnya seperti html, java script, CSS, Jquery, twitter bootstrap, web browser, dan text editor. Html berperan untuk menampilkan informasi website. Sementara java script merupakan bahasa pemrograman.

CSS merupakan rules yang berfungsi untuk memberikan style pada aplikasi yang kamu buat. Jquery dalam hal ini membantu kamu menggunakan java script. Kamu juga perlu twitter bootstrap untuk memperoleh tampilan website yang responsif. Sementara web browser berfungsi sebagai tempat aplikasi dibuat.

Proses Pembuatan Aplikasi

Pada bagian proses pembuatan aplikasi terdapat tiga langkah sederhana yang perlu diikuti. Pertama adalah proses membuat kerangka. Pada tahapan ini kamu harus membuat folder yang berfungsi membedakan file. Misalnya file berisi HTML dengan index. Setelah folder tersebut kamu dapat memasang aplikasi pada Jquery dan bootstrap.

File keduanya harus berada di lokasi yang sama sehingga saling terhubung secara langsung. Langkah kedua yaitu membuat form serta navigasi. Buatlah form seperti judul menu, daftar, edit dan tambah data. Apabila sudah selesai kamu perlu memasang coding agar form tersebut dapat digunakan.

Langkah ketiga adalah testing atau dikenal dengan uji coba. Langkah ini dapat dilakukan apabila kamu sudah memasukkan coding secara tepat. Sehingga aplikasi tersebut bisa langsung dicoba. Untuk mengetahui kinerja aplikasi kamu disarankan mencoba setiap fitur yang dibuat. Sehingga kinerja dan kekurangan aplikasi terlihat jelas.

Secara umum, aplikasi yang telah dibuat dapat di akses dari semua tempat. Termasuk saat kamu mengaksesnya dari beragam sistem operasi. Misalnya seperti MacOS, Windows, dan Linux. Oleh sebab itu, pembuatan aplikasi tersebut juga perlu didukung dengan electron. Framework tersebut berfungsi saat kamu membuat aplikasi berbasis web.

 

You May Also Like

About the Author: admin